27
2011
Matematika-Nya
“Ada anggapan silaturahmi itu membuang waktu dan biaya, tapi menurut-Nya justru memperpanjang umur dan memurahkan rezeki”
“Ada yang menganggap meminta maaf itu menurunkan derajat, padahal menurut-Nya justru menaikkan derajat”
“Ada anggapan kita marah sebagai pertanda kemenangan, padahal menurut-Nya menunjukkan kita lemah”
“Ada yang beranggapan berdusta untuk menjaga nama; itu baik, tapi menurut-Nya; itu terlaknat”
“Ada yang malu meminta kepada-Nya karena merasa kotor, padahal Dia lebih suka diminta siapapun”
“Ada yang beranggapan: hidupmu susah gak perlu sedekah, padahal menurut-Nya sedekahlah agar hartamu berlimpah”
“Ada yang bilang bagun tidur pagi lebih awal itu menurunkan produktifitas, padahal menurut-Nya manaikkan derajat”
“Ada yang beranggapan menunda bayar hutang itu baik, padahal menurut-Nya; itu akan menunda datangnya rezeki”
“Ada yang beranggapan membela teman yang salah adalah menyelamatkan, menurut-Nya itu justru menjerumuskan”
-Jamil Azzaini-